Ikusei Shuurou pengganti program Magang Jepang 2027

Apa itu Ikusei Shuurou ?

Program Ikusei Shuurou (Skema Pelatihan dan Pekerjaan) merupakan sistem baru sebagai pengganti sistem program magang (Ginou Jisshu) yang dirancang supaya pekerja asing memiliki fleksibilitas serta dapat pindah tempat kerja dan memiliki jalur karier yang tetap.

Tujuan dari program ini sebagai Pengembangan dan pengamanan sumber daya manusia di sektor-sektor yang kekurangan tenaga kerja, membangun sistem yang jelas dan mudah diakses yang secara memadai melindungi hak-hak pekerja asing sekaligus memungkinkan mereka membangun karier di Jepang. Rencana penerapan program Ikusei Shuro akan dilaksanakan secara bertahap mulai yaitu…, 

  • 15 april 2026 Pemerintah Jepang menjadwalkan pembukaan aplikasi awal untuk pengajuan persetujuan Organisasi Dukungan Pengawas, kemudian
  • 1 September 2026 periode dimulainya pengajuan prapelaksanaan untuk sertifikasi Ikusei Shuro Plan dan pada
  • 1 April 2027  Program Ikusei Shuro akan resmi diimplementasikan secara penuh di Jepang.

Baca juga : cara kerja ke jepang 2026.

Perbedaan Ikusei Shuurou dan Ginou Jisshu

perbedaan ikusei shurou dan ginou jisshu

Pertama adalah lama masa programnya. Jika sebelumnya  paling lama bisa 5 tahun dan terbatas Specified Skill Worker. Sedangkan Ikusei Shuurou akan berlangsung selama 3 tahun dan dapat diperpanjang ataupun migrasi ke Specified Skill Worker(TG1). 

Kedua, tujuan program Magang itu untuk transfer teknologi dan keterampilan yang ada di Jepang, sedangkan Ikusei Shuurou untuk  pelatihan sumber daya manusia dan kemampuan bahasa dari luar Jepang.

Ketiga, program Magang tidak dapat pindah tempat kerja, sedangkan Ikusei Shuurou bisa pindah tempat kerja dan migrasi program/visa TG1 dengan syarat minimal kemampuan bahasa setara JLPT N4 & SSW. Keempat, syarat kemampuan bahasa Jepang yang sebelumnya ga ada syarat kemampuan, di Ikusei Shuurou akan ada syarat minimal yaitu lulus JLPT N5. 

Baca juga : cara kerja ke jepang 2026.

Alasan Program Ginou Jisshu di hapus

penghapusan Program Magang (のうじっしゅう) ini memiliki beberapa alasan dan sudah ditetapkan secara berkala, tapi jika kalian sudah di Jepang dengan mengikuti program magang, kalian tetap masih diizinkan untuk menyelesaikan program magang. Melansir dari Wagomu Japan setidaknya ada 3 alasan kuat program magang dihapus diantaranya,  

  1. Terdapat banyak kasus pelanggaran HAM terhadap peserta magang, seperti gaji yang tidak dibayar, jam kerja yang over, pelecehan, dan diskriminasi. Hal ini tentu membuat pemerintah Jepang khawatir dan ingin para peserta magang diperlakukan dengan adil serta manusiawi.
  2. Karena kekurangan tenaga kerja yang mengkhawatirkan, sehingga pemerintah ingin fokus pada program yang dapat menarik pekerja asing yang terampil dan berpengalaman. 
  3. Banyak kejadian dilapangan tidak sesuai dengan aturan yang ada alih mendapat pelatihan dan transfer teknologi yang baik justru hal ini dimanfaatkan untuk mencari tenaga kerja murah.

Kesimpulan

Jadi seperti itu pembahasannya ya minna, buat kalian yang ingin berangkat ke Jepang tetap semangat belajar bahasa jepang nya. Penghapusan program magang ini bukan berarti menutup harapan buat kalian yang punya impian kerja di Jepang, karena masih banyak jalan untuk kerja di Jepang.

Baca juga : cara kerja ke jepang visa Tekutei Ginou.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *